Rupiah Lemah Lagi ke Rp18.009 per Dolar AS usai Gubernur BI Mundur

Jakarta, seputarpasangan Indonesia

Nilai tukar

rupiah

ditutup di level Rp18.009 per

dolar AS

pada perdagangan Senin (27/7). Mata uang Garuda melemah 46 poin atau 0,26 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mata uang di kawasan Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,06 persen, peso Filipina terapresiasi 0,26 persen, ringgit Malaysia naik 0,09 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, serta yen Jepang menguat 0,18 persen.

Di sisi lain, won Korea Selatan melemah 0,89 persen, sementara dolar Hong Kong bergerak stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, mata uang utama negara maju juga bergerak variatif terhadap dolar AS. Euro Eropa menguat 0,22 persen, poundsterling Inggris naik 0,07 persen, dolar Australia terapresiasi 0,32 persen, dan franc Swiss menguat 0,35 persen.

Sebaliknya, dolar Kanada melemah tipis 0,01 persen terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah seharusnya berpeluang menguat seiring pelemahan indeks dolar AS di tengah meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

[Gambas:Youtube]

“Rupiah seharusnya menguat hari ini oleh pelemahan indeks dolar AS di tengah meredanya tensi geopolitik Timur Tengah,” ujar Lukman kepada

seputarpasanganIndonesia.com,

Senin (27/7).

Namun, menurutnya, sentimen domestik justru menekan pergerakan rupiah setelah pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memicu kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral.

“Namun pengunduran diri Gubernur BI menekan sentimen terkait kekhawatiran independensi BI terhadap rupiah maupun pasar ekuitas,” katanya.

(lau/ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Marvel di Comic Con, Doomsday sampai Ryan Gosling Jadi Ghost Rider

Baca lagi: Senyum Kris Dayanti Raih 2 Medali Emas di Kejurnas Wushu Kungfu 2026

Baca lagi: Taksi Listrik Xanh SM Dorong Pariwisata Ramah Lingkungan di Indonesia

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: