Rupiah Lanjut Perkasa ke Level Rp17.980 per Dolar AS Pagi Ini

Jakarta, seputarpasangan Indonesia

Nilai tukar

rupiah

berada di level Rp17.980 per

dolar AS

pada perdagangan Jumat (17/7) pagi. Mata uang Garuda menguat 6 poin atau 0,03 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan beberapa mata uang di kawasan Asia yang menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina terapresiasi 0,05 persen dan won Korea Selatan naik 0,13 persen.

Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya justru melemah. Yuan China turun 0,06 persen, dolar Singapura terkoreksi 0,05 persen, yen Jepang melemah 0,05 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,23 persen, dan dolar Hong Kong turun tipis 0,01 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, mata uang utama negara maju bergerak bervariasi. Dolar Kanada menguat 0,02 persen, sedangkan euro Eropa melemah 0,03 persen, poundsterling Inggris turun 0,09 persen, dolar Australia terkoreksi 0,21 persen, dan franc Swiss melemah 0,02 persen terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melemah pada perdagangan hari ini seiring rebound dolar AS.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah pernyataan hawkish sejumlah pejabat The Fed semalam, ditambah eskalasi konflik di Timur Tengah serta sentimen

risk-off

di pasar ekuitas akibat aksi jual saham-saham teknologi,” ujar Lukman kepada

seputarpasanganIndonesia.com,

Jumat (17/7).

Meski demikian, ia menilai sentimen domestik masih cukup positif setelah lembaga pemeringkat S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia, sehingga dapat membatasi pelemahan rupiah.

Lukman memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.900 hingga Rp18 ribu per dolar AS pada perdagangan hari ini.

[Gambas:Youtube]

(lau/ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Kisah Asli Odysseus, Karakter Utama Karya Epos The Odyssey

Baca lagi: Meteorit Hantam New Jersey Bawa Tanda-tanda Kehidupan Luar Angkasa

Baca lagi: Mi Instan Dicap Tak Sehat, Kok Tetap Jadi Makanan Favorit Dunia?

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: